Sebuah storyboard adalah organizer grafis dalam bentuk ilustrasi atau gambar yang ditampilkan secara berurutan untuk tujuan pra-memvisualisasikan sebuah film, animasi, gerak grafis atau urutan media interaktif. Proses storyboard, dalam bentuk yang dikenal saat ini, dikembangkan di Walt Disney Productions pada awal 1930-an, setelah beberapa tahun proses serupa yang digunakan di Walt Disney dan studio animasi lainnya.
sumber:http://en.wikipedia.org/wiki/Storyboard
Cara-cara dalam membuat storyboard :
1.
Catat poin-poin penting, ide, serta konsep yang
akan di masukan didalam storyboard.
2.
Storyboard anda harus pada dasarnya marupakan
jenis peta, menguraikan semua langkah utama yang diperlukan untuk menyelesaikan
tujuan pembelajaran itu sendiri.
3.
Membuat sketsa kasar visual untuk semua frame
4.
Apakah visual sudah dengan jelas menampilkan ide
utama presentasi, apakah pemirsa dapat memahami dalam waktu kurang dari 30
detik.
5.
Dapat menggunakan dikertas atau dengan perangkat
lunak seperti Microsoft Word, Microsoft PowerPoint, dan Inspirasi.
PEMBUATAN FILM
Pembuatan film (dalam konteks akademis sering disebut produksi film) adalah proses pembuatan suatu film, mulai dari cerita, ide, atau komisi awal, melalui penulisan naskah, perekaman, penyuntingan, pengarahan dan pemutaran produk akhir di hadapan penonton yang akan menghasilkan sebuah program televisi. Pembuatan film terjadi di seluruh dunia dalam berbagai konteks ekonomi, sosial, dan politik, dan menggunakan berbagai teknologi dan teknik sinema.
Biasanya pmebuatan film melibatkan sejumlah besar orang, dan memakan
waktu mulai dari beberapa bulan hingga beberapa tahun untuk
menyelesaikannya, meski bisa lebih lama lagi jika muncul masalah
produksi. Produksi film besar terlama terjadi pada The Thief and the Cobbler selama 28 tahun
Produksi film berjalan dalam tiga tahap:
- Pra-produksi—Persiapan perekaman dilakukan, yaitu ketika pemeran dan kru film dipekerjakan, lokasi dipilih, dan latar dibangun. Ini juga tahapan ketika ide film diciptakan, hak buku/naskah dibeli, dll.
- Produksi—Elemen mentah untuk film akhir direkam.
- Pasca-produksi—Film disuntingl; suara (dialog) produksi sekaligus disunting (namun terpisah), runut musik (dan lagu) digubah, dipentaskan dan direkam, jika film tersebut butuh musik; efek suara dirancang dan direkam; efek 'visual' grafis komputer lainnya ditambahkan secara digital, semua elemen suara dicampurkan menjadi 'stem', kemudian stem dicampurkan dan disejajarkan dengan gambar dan film tersebut akhirnya selesai ("terkunci").
- sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Pembuatan_film
Tidak ada komentar:
Posting Komentar