Semiotika
Secara Etimologi adalahSemiotika (juga disebut studi semiotik dan dalam tradisi Saussurean disebut semiologi) adalah studi tentang makna keputusan. Ini termasuk studi tentang tanda-tanda dan proses tanda (semiosis), indikasi, penunjukan, kemiripan, analogi, metafora, simbolisme, makna, dan komunikasi. Semiotika berkaitan erat dengan bidang linguistik, yang untuk sebagian, mempelajari struktur dan makna bahasa yang lebih spesifik. Namun, berbeda dari linguistik, semiotika juga mempelajari sistem-sistem tanda non-linguistik. Semiotika sering dibagi menjadi tiga cabang:
- Semantik: hubungan antara tanda dan hal-hal yang mereka lihat; denotata mereka, atau makna
- Sintaksis: hubungan antara tanda-tanda dalam struktur formal
- Pragmatik: hubungan antara tanda dan tanda-menggunakan agen
Sintaksis adalah cabang dari semiotika yang berhubungan dengan sifat-sifat formal tanda dan simbol.[2] Lebih tepatnya, Sintaksis berkaitan dengan "aturan yang mengatur bagaimana kata-kata digabungkan untuk membentuk frasa dan kalimat".[3]
Charles Morris menambahkan bahwa semantik berkaitan dengan hubungan tanda-tanda untuk designata mereka dan benda-benda yang memungkinkan atau menunjukkan; dan, penawaran pragmatik dengan aspek biotik dari semiosis, yaitu dengan semua fenomena psikologis, biologis, dan sosiologis yang terjadi dalam fungsi tanda-tanda.
sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Semiotika
macam-macam angle, shot dan gerakan kamera
ANGLE
adalah
Sudut pengambilan Gambar/Sudut Pandang pengambilan Gambar.
Macam-macam Angle :
Macam-macam Angle :
Normal
Angle / Eye Level
pengambilan
di sudut yang normal , sejajar dengan mata kita.
High
Angle
Pengambilan
gambar pada sudut yang tinggi.
Low
Angle
Pengambilan
Gambar pada sudut yang Rendah.
Bird
Angle
Pengambilan
gambar pada sudut yang sangat tinggi dan jauhh.
Frog
Angle
Pengambilan
gambar pada Sudut yang super rendah dan dekat.
SHOT
adalah
bidang Pandangan pada saat pengambilan gambar.
Extreme
Long Shot
Shot sangat jauh, menyajikan bidang pandangan yang sangat luas, kamera
Shot sangat jauh, menyajikan bidang pandangan yang sangat luas, kamera
mengambil
keseluruhan pandangan.
Long
Shot
Shot
sangat jauh, menyajikan bidang pandangan yang lebih dekat dibandingkan dengan
ELS,
Medium
Long Shot
Shot yang menyajikan bidang pandangan yang lebih dekat dari pada long shot, obyek manusia biasanya ditampilkan dari atas lutut sampai di atas kepala
Shot yang menyajikan bidang pandangan yang lebih dekat dari pada long shot, obyek manusia biasanya ditampilkan dari atas lutut sampai di atas kepala
Medium
Shot
Di sini obyek menjadi lebih besar dan dominan, obyek manusia ditampakkan dari atas pinggang sampai di atas kepala. Latar belakang masih nampak sebanding dengan obyek utama
Di sini obyek menjadi lebih besar dan dominan, obyek manusia ditampakkan dari atas pinggang sampai di atas kepala. Latar belakang masih nampak sebanding dengan obyek utama
Medium
Close Up
Shot amat dekat, obyek diperlihatkan dari bagian dada sampai atas kepala. MCU ini yang paling sering dipergunakan dalam televisi
Shot amat dekat, obyek diperlihatkan dari bagian dada sampai atas kepala. MCU ini yang paling sering dipergunakan dalam televisi
Close
UP
Shot dekat, obyek menjadi titik perhatian utama di dalam shot ini, latar belakang nampak sedikit sekali. Untuk obyek manusia biasanya ditampilkan wajah dari bahu sampai di atas kepala
Shot dekat, obyek menjadi titik perhatian utama di dalam shot ini, latar belakang nampak sedikit sekali. Untuk obyek manusia biasanya ditampilkan wajah dari bahu sampai di atas kepala
Big
Close Up
Shot yang menampilkan bagian tertentu dari tubuh manusia. Obyek mengisi seluruh layar dan jelas sekali detilnya
Shot yang menampilkan bagian tertentu dari tubuh manusia. Obyek mengisi seluruh layar dan jelas sekali detilnya
Extreme
Close Up
Shot yang menampilkan bagian tertentu dari tubuh manusia. Obyek mengisi seluruh layar dan lebih jelas sangat detilnya.
Shot yang menampilkan bagian tertentu dari tubuh manusia. Obyek mengisi seluruh layar dan lebih jelas sangat detilnya.
GERAKAN KAMERA
Pan,
Panning
adalah
gerakan kamera secara horizontal (mendatar) dari kiri ke kanan atau sebaliknya
* Pan right (kamera bergerak memutar ke kanan)
* Pan left (kamera bergerak memutar ke kiri)
* Pan right (kamera bergerak memutar ke kanan)
* Pan left (kamera bergerak memutar ke kiri)
Tilt,
Tilting
adalah
gerakan kamera secara vertical,mendongak dari bawah ke atas atau sebaliknya
*Tilt up : mendongak ke atas
*Tilt down : mendongak ke bawah
*Tilt up : mendongak ke atas
*Tilt down : mendongak ke bawah
Dolly,
Track
adalah gerakan
di atas tripot atau dolly mendekati atau menjauhi subyek
*Dolly in : mendekati subyek
*Dolly out : menjauhi subyek
*Dolly in : mendekati subyek
*Dolly out : menjauhi subyek
Pedestal
adalah
gerakan kamera di atas pedestal yang bisa dinaik turunkan. Sekarang ini banyak
digunakan Porta-Jip Traveller.
*Pedestal up : kamera dinaikan
*Pedestal down : kamera diturunkan
*Pedestal up : kamera dinaikan
*Pedestal down : kamera diturunkan
Crab
adalah
gerakan kamera secara lateral atau menyamping, berjalan sejajar dengan subyek
yang sedang berjalan.
*Crab left (bergerak ke kiri)
*Crab right ( bergerak ke kanan)
*Crab left (bergerak ke kiri)
*Crab right ( bergerak ke kanan)
Arc
adalah
gerakan kamera memutar mengitari obyek dari kiri ke kanan atau sebaliknya
Zoom
adalah
gerakan lensa zoom mendekati atau menjauhi obyek secara optic, dengan mengubah
panjang focal lensa dari sudut pandang sempit ke sudut pandang lebar atau
sebaliknya
*Zoom in : mendekatkan obyek dari long shot ke close up
*Zoom in : mendekatkan obyek dari long shot ke close up
*Zoom
out : menjauhkan obyek dari close up ke long shot
FILM
Film
adalah media komunikasi yang bersifat audio visual untuk menyampaikan
suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat
tertentu. (Effendy, 1986: 134). Pesan film pada komunikasi massa
dapat berbentuk apa saja tergantung dari misi film tersebut. Akan
tetapi, umumnya sebuah film dapat mencakup berbagai pesan, baik itu
pesan pendidikan, hiburan dan informasi. Pesan dalam film adalah
menggunakan mekanisme lambang-lambang yang ada pada pikiran manusia
berupa isi pesan, suara, perkataan, percakapan dan sebagainya.
Film
juga dianggap sebagai media komunikasi yang ampuh terhadap massa yang
menjadi sasarannya, karena sifatnya yang audio visual, yaitu gambar dan
suara yang hidup. Dengan gambar dan suara, film mampu bercerita banyak
dalam waktu singkat. Ketika menonton film penonton seakan-akan dapat
menembus ruang dan waktu yang dapat menceritakan kehidupan dan bahkan
dapat mempengaruhi audiens.
Dewasa
ini terdapat berbagai ragam film, meskipun cara pendekatannya
berbeda-beda, semua film dapat dikatakan mempunyai satu sasaran, yaitu
menarik perhatian orang terhadap muatan-muatan masalah yang dikandung.
Selain itu, film dapat dirancang untuk melayani keperluan publik
terbatas maupun publik yang seluas-luasnya.
Pada
dasarnya film dapat dikelompokan ke dalam dua pembagian dasar, yaitu
kategori film cerita dan non cerita. Pendapat lain menggolongkan menjadi
film fiksi dan non fiksi. Film cerita adalah film yang diproduksi
berdasarkan cerita yang dikarang, dan dimainkan oleh aktor dan aktris.
Pada umumnya film cerita bersifat komersial, artinya dipertunjukan di
bioskop dengan harga karcis tertentu atau diputar di televisi dengan
dukungan sponsor iklan tertentu. Film non cerita adalah film yang
mengambil kenyataan sebagai subyeknya, yaitu merekam kenyataan dari pada
fiksi tentang kenyataan. (Sumarno, 1996:10)
Dalam
perkembangannya, film cerita dan non cerita saling mempengaruhi dan
melahirkan berbagai jenis film yang memiliki ciri, gaya dan corak
masing-masing. Seperti halnya dengan film Pendekar Awan dan Angin yang
saat ini dibahas penulis, film ini termasuk film cerita karena ceritanya
dikarang yang dipertunjukan ditelevisi dengan dukungan iklan.
sumber:http://5martconsultingbandung.blogspot.com/2010/10/pengertian-film.html
Anakronisme
Contoh:
- William dari Normandy memimpin pasukannya dengan tank dan bangsa Viking membantu mereka dengan kapal induk dan beberapa berserker saat pertempuran Hastings, 1066.
- Seorang pejuang samurai terlihat kelelahan, setelah sekembalinya dari bermain PlayStation saat menginvasi korea tahun 1592.
- William tidak mungkin menggunakan tank dan para Viking tak mungkin mengendalikan kapal induk karena tank dan kapal induk baru ditemukan 900 tahun setelah kejadian tersebut.
- PlayStation baru dibuat tahun 1993-an jadi tak mungkin PlayStation dimainkan di masa itu, selain itu tak ada invasi yang menggunakan permainan PlayStation.
SUTRADARA
Sutradara atau pembuat film adalah orang yang bertugas mengarahkan sebuah film sesuai dengan manuskrip, pembuat film juga digunakan untuk merujuk pada produser film. Manuskrip skenario digunakan untuk mengontrol aspek-aspek seni dan drama. Pada masa yang sama, sutradara mengawal petugas atau pekerja teknik dan pemeran untuk memenuhi wawasan pengarahannya. Seorang sutradara juga berperan dalam membimbing kru teknisi dan para pemeran film dalam merealisasikan kreativitas yang dimilikinya.
Tanggung jawab
Sutradara bertanggung jawab atas aspek-aspek kreatif pembuatan film, baik interpretatif maupun teknis. Ia menduduki posisi tertinggi dari segi artistik dan memimpin pembuatan film tentang "bagaimana yang harus tampak" oleh penonton. Selain mengatur laku di depan kamera dan mengarahkan akting serta dialog, sutradara juga mengontrol posisi beserta gerak kamera, suara, pencahayaan, dan hal-hal lain yang menyumbang kepada hasil akhir sebuah film.Dalam melaksanakan tanggung jawabnya seorang sutradara bekerja bersama para kru film dan pemeran film. Di antaranya penata fotografi, penata kostum, penata kamera dan lain sebagainya. Selain itu sutradara juga turut terlibat dalam proses pembuatan film mulai dari pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi.
Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Sutradara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar